Prabowo Ajak Semua Pihak Bersatu: Swasembada Pangan-Energi Kunci Raih Indonesia Emas 2045!

 

Jakarta, Utomo News, Selasa,3 februari 2026 – |

Dalam semangat gotong royong yang membara, Presiden Prabowo Subianto menggelorakan api persatuan nasional saat membuka Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Senin (2/2/2026).

“Kita harus satu tujuan, satu langkah menuju Indonesia Emas 2045—negara maju modern di mana setiap rakyat menikmati kualitas hidup prima,” tegas Presiden Prabowo, mengajak seluruh aparatur pemerintahan pusat hingga daerah untuk bertransformasi total demi kemajuan bangsa.

Visi transformasi ini bertumpu pada dua pilar fondasional: swasembada pangan dan swasembada energi.

Bagi Presiden Prabowo, swasembada pangan bukan sekadar target agraris, melainkan jaminan kemerdekaan mutlak agar setiap warga negara—dari Sabang hingga Merauke—bisa menikmati hasil bumi sendiri tanpa khawatir kelaparan atau impor mahal.

Bayangkan desa-desa mandiri dengan lumbung padi melimpah, petani tersenyum lebar karena harga stabil, dan anak-anak sehat berkat nutrisi terjamin.

Sementara itu, swasembada energi menjadi benteng ketahanan nasional; pemerintah gencar mengoptimalkan sumber daya alam seperti geothermal, minyak bumi, dan panas bumi untuk membalikkan alur duit impor menjadi investasi desa.

“Uang harus mengalir kembali ke akar rumput, membangun kemandirian dari bawah,” ujarnya, mengingatkan betapa ketergantungan impor energi selama ini telah menggerus devisa negara hingga triliunan rupiah.

Ajakan Presiden ini bukan janji kosong, melainkan didukung capaian program prioritas yang kian menggembirakan. Program Makan Bergizi Gratis (MBG), misalnya, telah menjangkau 60 juta penerima dan diproyeksikan tembus 82 juta jiwa pada Desember 2026—sekaligus ciptakan satu juta lapangan kerja baru di sektor pertanian, pengolahan makanan, dan distribusi.

Di bidang kesehatan, 70 juta rakyat telah rasakan manisnya pemeriksaan gratis, lengkap dengan obat-obatan esensial, mengurangi beban rumah sakit dan tingkatkan harapan hidup nasional.

Pendidikan pun tak ketinggalan: 282.180 sekolah, termasuk di pulau-pulau terluar seperti Papua dan Maluku, kini dilengkapi Interactive Flat Panel untuk pembelajaran digital interaktif, menjembatani kesenjangan digital antarwilayah.

Lebih jauh, penguatan ekonomi jadi senjata pamungkas melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara). Lembaga strategis ini menghimpun aset negara senilai 1 triliun USD—termasuk saham BUMN, tambang, dan infrastruktur—untuk dioptimalkan jadi mesin pertumbuhan.

Hasilnya? Investasi mengalir deras, lapangan kerja melonjak, dan roda ekonomi berputar kencang menuju target PDB per kapita negara maju.

Pesan Presiden Prabowo di Rakornas ini jelas: transformasi bangsa adalah perjuangan kolektif. Dengan swasembada sebagai fondasi, Indonesia tak lagi sekadar mimpi, tapi kenyataan emas yang nyata di 2045. Mari satukan tujuan, wujudkan janji kemerdekaan sejati!.

Sumber: BPMI Setpres#KemensetnegRI #RilisPresiden #IndonesiaEmas2045 #SwasembadaNasional

Reporter ; Hasan Basri Siregar.

Views: 4