Panen Raya Serentak 43 Titik: TNI & Petani Antarkan Indonesia Menuju Swasembada Pangan

 

 

 

Malang, Jawa Timur Utomo News-|

Presiden RI Prabowo Subianto memimpin langsung Panen Raya Serentak Nasional secara simbolik dari Kabupaten Malang, Jum’at, (17/7/2026). 

 

Acara ini digelar di 43 titik se-Indonesia sebagai bukti sinergi TNI dan petani untuk mempercepat swasembada pangan

 

1. DATA PANEN & PERAN TNI YANG FANTASTIS. 

Panen raya ini melibatkan 3 Matra TNI sesuai tugasnya:

TNI AD: Panen Padi di 31 titik. Sepanjang Jan-Juni 2026 telah mendampingi 6,26 juta hektare lahan padi dengan produksi 19,2 juta ton beras atau 55,24% target nasional

TNI AL: Panen Kedelai di 4 titik. Mendampingi 2.432 hektare dengan potensi produksi 3.676 ton. 

TNI AU: Panen Tebu di 8 titik. Mendampingi 236.048 hektare dengan potensi produksi 18,386 juta ton atau setara 1,36 juta ton gula = 45,05% target nasional. 

 

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyebut ini wujud sinergi TNI dalam mendukung percepatan swasembada pangan nasional

 

2. KEPEDULIAN PRESIDEN: VISI 2045 & MASA DEPAN ANAK. 

Di hadapan petani dan prajurit, Presiden Prabowo menyampaikan 2 pesan kunci:

 

Visi Besar Bangsa. 

“Pada tahun 2045 hingga 2050, Indonesia akan menjadi negara keempat terbesar dan terkaya di dunia, setelah Cina, Amerika Serikat, dan India.”

 

Kepedulian ke Generasi Penerus. 

“Anak-anak mulia yang sekarang bersekolah di SD, 25 tahun ke depan mereka akan menjadi pemimpin di negeri ini. Oleh karena itu, kita harus mendidik mereka dengan sebaik-baiknya, mencukupi kebutuhan dan haknya, serta jangan sekali-kali mengkorupsi jatah makan dan kebutuhan mereka.”

 

3. KOMITMEN HILIRISASI & KESEJAHTERAAN. 

Selain panen, Presiden juga meninjau stan program unggulan TNI dan inisiatif hilirisasi. Tujuannya jelas: dari peningkatan produksi, pendampingan petani, hingga hilirisasi agar memberi nilai tambah lebih besar bagi kesejahteraan masyarakat

 

PENUTUP. 

Dari 43 titik panen di seluruh Indonesia, Presiden Prabowo mengirim pesan: Pangan Kuat Hari Ini, Anak Hebat Masa Depan. Karena tanpa beras di lumbung dan gizi di anak-anak, mustahil Indonesia Emas 2045 terwujud. (*). 

 

 

Reporter : Habar, Utomo News. 

 

Views: 11