Deli Serdang, Utomo News,Rabu 21/1/2026 – |
Di tengah lahan subur Deli Serdang yang melimpah dengan sawah nan hijau dan perkebunan padi yang menjadi tulang punggung ekonomi lokal, organisasi Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kabupaten Deli Serdang resmi berganti kepemimpinan.
Rembuk paripurna yang digelar di Balai Pelatihan Tani, Jalan Pendidikan Desa Bagun Sari, Kecamatan Tanjung Morawa, menghasilkan pemilihan demokratis sesuai Anggaran Dasar Rumah Tangga (AD/ART) KTNA Nasional, Selasa ( 20/1).
Kini, Ibu Nuraini terpilih sebagai Ketua KTNA Deli Serdang periode 2025-2030 setelah meraih 13 suara dari 22 kecamatan, didukung penuh pengurus kabupaten dan provinsi Sumatera Utara.
Pelantikan langsung oleh Purnama Daulay, Ketua KTNA Provinsi Sumut, menandai babak baru bagi ribuan petani dan nelayan di Deli Serdang – kabupaten dengan luas lahan sawah mencapai 45.000 hektare lebih yang berpotensi jadi lumbung pangan Sumut.
Nuraini, yang dikenal sebagai tokoh petani berpengalaman, langsung ungkapkan komitmennya, dikutip dari tim TVNya buruh, ia mengatakan, “Hari ini saya penuh haru, bahagia, dan bangga bisa dipercaya memegang amanah KTNA Deli Serdang. Organisasi ini fokus di bidang pertanian, jadi prioritas utama kami adalah kesejahteraan dan kemandirian petani, ujarnya.
Visi misi kami jelas: memberdayakan petani dan nelayan melalui pengembangan sistem agribisnis modern, mulai dari bibit unggul, irigasi pintar, hingga pasar digital untuk tingkatkan pendapatan hingga 30-50% per musim tanam,” tambahnya dengan mata berbinar.
Nuraini tak hanya janji manis. Ia rinci program konkret: pelatihan agribisnis di 22 kecamatan, kemitraan dengan dinas pertanian untuk pupuk subsidi dan teknologi drone pemantau tanaman, serta kolaborasi dengan nelayan untuk diversifikasi usaha seperti budidaya ikan nila di sawah pasca-panen.
“Semoga pengurus KTNA kecamatan solid bersinergi dengan kabupaten. Deli Serdang punya potensi besar – dari padi organik hingga hortikultura ekspor. Kita wujudkan petani mandiri, tak lagi tercekik harga gabah rendah,” lanjutnya, menggambarkan mimpi petani yang selama ini terhimpit fluktuasi cuaca dan pasar.
Di kesempatan yang sama, Purnama Daulay puji proses musyawarah mufakat yang “luar biasa”. “Pemilihan ini sesuai AD/ART KTNA Nasional. Harapan kami, pengurus baru solid dan kompak jalankan visi misi. KTNA Deli Serdang harus jadi garda terdepan swasembada pangan, sesuai amanat Presiden.
Bayangkan, Deli Serdang swasembada beras untuk Sumut, lalu kontribusi ke nasional menuju Indonesia Emas 2045!” serunya, disambut aplaus ratusan petani hadir.
Rembuk paripurna bertema “Sukseskan Swasembada Pangan Nasional Menuju Indonesia Emas 2045” ini juga dihadiri Kepala Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara dan Kabupaten Deli Serdang, yang janjikan dukungan anggaran untuk program KTNA tahun ini.
Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tapi momentum revolusi hijau di Deli Serdang: dari petani konvensional jadi pengusaha agribisnis sukses. ***
Reporter ; Hasan Basri Siregar.
Views: 35












