Berita  

Antrean Panjang di SPBU Beringin: Perang AS-Israel-Iran Bikin Warga Medan Deli Serdang Panik Borong BBM, “Jangan Sampai Naik Sepeda Lebaran!”

 

Deliserdang Utomo News – Sabtu, 7 Maret 2026 -|(Eksklusif)

Dampak nyata dari eskalasi perang antara Amerika Serikat (AS), Israel, dan Iran mulai terasa di masyarakat Indonesia. Di SPBU Deli Serdang, Medan, antrean panjang pembeli minyak mencapai ratusan meter sejak pagi ini, dipicu kekhawatiran kenaikan harga dan kelangkaan BBM akibat gangguan pasokan global.

“Apakah di Iran dan Israel juga antri pembeli minyak seperti kita?” tanya Agus, jurnalis Lingkar Istana, saat memantau lokasi. Agus menambahkan, hingga kini awak media belum mendapat laporan serupa dari Iran maupun Israel, akibat ketegangan di Timur Tengah telah mengguncang pasar minyak dunia.

Harga minyak Brent sempat melonjak 5% dalam seminggu terakhir menjadi di atas USD 85 per barel, menurut data Bloomberg, setelah serangan rudal Iran ke pangkalan AS di Irak dan respons Israel di Teluk Persia.

Indonesia, sebagai importir bersih minyak mentah, rentan terdampak karena 40% kebutuhan BBM nasional bergantung pada impor dari Timur Tengah.

Fenomena ini bukan isu terisolasi di Beringin. Di seluruh Sumatera Utara, SPBU lain seperti di Binjai dan Tebing Tinggi melaporkan lonjakan pembelian hingga 30%, dengan warga memborong jeriken bensin dan solar untuk stok pribadi.

“Ini efek domino perang; tanker minyak dari Teluk Persia terhambat, distribusi ke Asia Tenggara terganggu,” ujar pengamat energi lokal, Dr. Rahman dari Universitas Sumatera Utara, yang memprediksi harga Pertalite bisa naik Rp 2.000 per liter dalam dua minggu jika konflik berlanjut.

Terpisah, Sisu warga Pagar Merbau, Kabupaten Deli Serdang, mengungkapkan kekhawatiran serupa. “Asal jangan sampai naik sepeda aja lah kita Lebaran nanti, akibat kosong BBM gara-gara perang,” keluh Sisu. Hal yang sama, Thesa pedagang warung setempat, yang datang pagi-pagi dengan motor bututnya untuk antre. Suaminya, sopir ojek online, menimpali bahwa pendapatan harian mereka bisa anjlok 50% jika BBM langka, mengingat Lebaran tinggal 2 Minggu lagi.

Pemerintah pusat melalui Kementerian ESDM telah menyiagakan stok cadangan 15 juta barel, tapi para analis memperingatkan bahwa panic buying seperti ini bisa mempercepat krisis lokal. Di media sosial, tagar #AntreanSPBU dan #PerangIranIsrael ramai dibahas warganet Medan, dengan banyak yang menyalahkan ketergantungan impor.

( Hari’S).

Views: 15