Berita  

Deli Serdang Penuhi Target MOW Harganas 2026, Tapi Tercekik Krisis PLKB,  Target kick off terpenuhi, tapi PR besar menanti.

 

 

 

Deli Serdang,Utomo News -|

 

Pelaksanaan Kick Off Pelayanan KB Serentak Harganas ke-33 Tahun 2026 di Kabupaten Deli Serdang dibuka dengan capaian positif. Senin (8/6/2026), target 70 akseptor Metode Operasi Wanita (MOW) berhasil dipenuhi di RSUD Haji Amri Tambunan.  

 

Capaian itu langsung dilaporkan Bupati Asri Ludin Tambunan ke Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji secara daring. “Alhamdulillah, untuk hari ini target pelayanan MOW sebanyak 70 akseptor telah berhasil kami penuhi. Kami optimistis capaian tersebut masih akan terus bertambah hingga akhir pelayanan,” ujar Bupati didampingi Kepala Perwakilan BKKBN Sumut Mahyuzar, Kadis P3AP2KB M Alfian Zunaidi, dan Ketua TP PKK Ny Jelita Asri Ludin Tambunan.

 

Tantangan Berat: Kekurangan PLKB Mengancam Target Tahunan.  

Di balik angka capaian kick off, Bupati justru menyorot tantangan struktural yang bisa menghambat target 2026.  

 

“Dalam kesempatan tersebut, Bupati juga menyampaikan tantangan yang dihadapi daerah, yakni keterbatasan jumlah Penyuluh Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Saat ini Kabupaten Deli Serdang memiliki 85 orang PLKB untuk melayani 380 desa dan 14 kelurahan, sementara 17 orang di antaranya akan memasuki masa pensiun,” kata Hari’S.

 

Artinya, rasio ideal 1 PLKB untuk 1 desa/kelurahan belum tercapai. Dengan 394 wilayah, Deli Serdang masih defisit 309 PLKB. Belum lagi 17 PLKB akan pensiun, beban kerja 68 PLKB yang tersisa akan makin berat.

 

Bupati pun “Mohon” bantuan ke pusat: “Saya yakin Bapak Menteri tahun ini seluruh target ini akan kita capai 100 persen. Mohon bantuan Bapak Menteri untuk distribusi PLKB kepada kabupaten kami agar seluruh program bisa kita penuhi,” pintanya.

 

Target 2026 Masih Jauh, Apalagi Tanpa Tambahan PLKB.  

Data progres 2026 menunjukkan kerja berat menanti:  

1. Target peserta baru KB: 4.665 akseptor → capaian baru 55% . 

2. Target KB Pascapersalinan/KBPP: 4.665 akseptor → capaian baru 21% . 

3. Target PB MKJP: 1.317 akseptor → capaian baru 39%

 

Menteri Wihaji menegaskan esensi KB bukan soal angka kelahiran, tapi kualitas hidup: kesehatan ibu-anak, ekonomi keluarga, dan pengasuhan optimal. Ia minta fokus ke keluarga desil 1-4 untuk tekan stunting dan kemiskinan. Sekaligus mendorong edukasi pakai medsos, digital, AI.

 

Deputi BKKBN Wahidin menambahkan, pelayanan serentak Harganas berlangsung 8 Juni – 8 Juli 2026 dengan target nasional 750.004 peserta baru. Termasuk 16.670 MOW.

 

Co-Production Jadi Kunci, Tapi Tanpa PLKB Sulit Jalan. 

Ini persis “co-production of public service”. Pemerintah fasilitasi, warga ikut gerak. Tapi kalau PLKB yang jadi jembatan edukasi ke desa-desa kurang, maka warga seperti Bu Sumartik nggak dapat ilmu KBPP dan MKJP yang benar. 

 

Kick off 70 MOW hari ini bisa jadi “euforia sesaat” kalau masalah rasio PLKB vs 394 desa/kelurahan nggak segera diatasi. Tanpa 309 PLKB tambahan, target 4.665 akseptor baru + 4.665 KBPP rawan molor. ( Hari’S). 

Views: 5