Masjid Tetap Berdiri, Saksi Keagungan Allah Saat Banjir Bandang Lumpuhkan Aceh,Sumatra dan Padang.

 

Deli Serdang, (Utomo news, Jum’at, 5/12/2025). |

Di tengah kehancuran yang menyayat hati, saat banjir bandang menerjang Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, ada pemandangan yang membangkitkan rasa syukur dan haru tiada terkira.

Di mana rumah-rumah hancur porak-poranda, jalan-jalan berubah jadi lautan lumpur, dan tanah longsor merobek segala yang ada namun masjid-masjid itu berdiri tegak, ditengah amukan alam dengan kebesaran Sang Pencipta.

Masjid, rumah Allah, tetap kokoh dan tak tergoyahkan. Mereka bukan cuma bangunan dari batu dan semen, melainkan benteng iman yang dijaga oleh tangan-Nya yang Maha Kuasa.

Tatkala segalanya di sekitar luluh lantak, masjid-masjid itu berdiri dengan penuh martabat, seperti simbol hidup dari janji perlindungan dan rahmat-Nya.

Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Sesungguhnya rumah (ibadah) yang paling pertama dibangun di muka bumi adalah masjidil haram (Masjidil Haram di Makkah), yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam.” (QS. Ali Imran: 96). Ayat ini menunjukkan betapa mulianya rumah Allah yang pada dasarnya mendapat penjagaan istimewa.

Rasulullah SAW juga bersabda:
“Barang siapa yang membangun sebuah masjid karena mengharap ridha Allah, maka Allah akan membangun baginya sebuah rumah di surga.” (HR. Bukhari dan Muslim) Ini memperlihatkan betapa masjid adalah tempat yang sangat dijaga dan penuh keberkahan, sehingga walau alam menghancurkan banyak hal, rumah Allah tetap terpelihara.

Betapa indahnya bukti kekuasaan Allah ini! Sebuah pelajaran bagi kita semua bahwa di tengah gelombang bencana, kasih sayang-Nya tetap melindungi tempat yang suci.

“Masjid-masjid itu mengingatkan kita bahwa rumah ibadah bukan hanya tempat shalat, tapi benteng spiritual yang membawa ketenangan dan keteguhan jiwa”.

Dengan suara yang tak terdengar, masjid-masjid itu seolah memanggil kita untuk berserah dan berdoa. Untuk memohon agar air mata duka segera berubah menjadi kekuatan, agar luka dan kehilangan segera berganti dengan kesembuhan dan harapan baru.

Mari kita satukan doa, angkat tangan memohon pertolongan kepada Allah SWT. Semoga Dia menguatkan saudara-saudara kita di Sumatra, menggantikan kesedihan dengan ketabahan, dan menghantarkan kebangkitan dari reruntuhan. Aamiin ya Rabbal ‘Alamiin.

Subhanallah, melihat masjid tetap berdiri di tengah kehancuran, hati ini tertunduk penuh rasa syukur dan keimanan. Allah Maha Besar.

Dalam keheningan itu, kita percaya Ketika segala sesuatu runtuh, rumah Allah tetap tegak, menjadi cahaya yang takkan pernah padam. ***
(Hasan Basri Siregar Ketua JWI Deli Serdang).

Views: 72