Berita  

Bupati Asri Ludin Tambunan Tegaskan Jiwa Pelayanan Harus Jadi Senjata Utama

 

Deli Serdang, Utomo News, – |
“Kita ingin rumah sakit daerah benar-benar menjadi harapan terakhir masyarakat. Jiwa pelayanan harus menjadi kekuatan utama. Percayalah, doa orang-orang yang kita bantu akan selalu menyertai langkah kita.” Harapan tegas ini disampaikan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, saat meresmikan layanan kesehatan tingkat lanjut khusus pasien kanker di RSUD Drs H Amri Tambunan, (8/1/2026).

Acara yang dirangkai dengan peresmian Gedung Mess Dokter dan Gedung Komite ini bukan sekadar seremoni, melainkan tonggak sejarah baru bagi pelayanan kesehatan di kabupaten Deli Serdang.

Dalam pidatonya, Bupati Asri Ludin menekankan bahwa RSUD harus bangkit sebagai benteng terakhir bagi warga Deli Serdang yang selama ini bergulat dengan biaya pengobatan kanker yang selangit dan jarak tempuh jauh ke rumah sakit besar di Medan atau luar daerah.

“Hari ini, Deli Serdang menggariskan satu sejarah baru dengan menghadirkan pelayanan kesehatan tingkat lanjut, khususnya bagi pasien kanker,” ujarnya bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS.

Lebih lanjut, Bupati berharap seluruh jajaran manajemen dan tenaga medis tak hanya mengandalkan fasilitas baru, tapi menjadikan jiwa pelayanan sebagai ‘senjata utama’—sebuah panggilan moral yang menuntut empati mendalam terhadap pasien dari kalangan bawah hingga menengah.

Harapan Bupati ini bukan isapan jempol belaka. Ia meluas ke visi transformasional: RSUD Drs H Amri Tambunan diharapkan menjadi pusat rujukan onkologi regional, mengurangi beban migrasi pasien ke luar kabupaten, dan menekan angka kematian akibat kanker yang menurut data Dinkes Sumut mencapai ribuan kasus tahunan di wilayah ini.

“Jiwa pelayanan berarti bukan hanya menyembuhkan tubuh, tapi juga menyentuh hati. Bayangkan, seorang petani di Tanah Jawa atau nelayan di Lubuk Pakam yang kini tak perlu lagi menjual sawah demi biaya kemoterapi—itu harapan nyata yang kita wujudkan,” tambahnya, menyiratkan komitmen pemerintah daerah untuk mengintegrasikan anggaran kesehatan dengan program JKN dan bantuan sosial.

Penguatan sarana prasarana seperti Gedung Mess Dokter dan Gedung Komite pun dirancang mempercepat manajemen rumah sakit, memastikan dokter spesialis onkologi betah bertugas dan komite etik berfungsi optimal.

Diharapkan, transformasi ini tak hanya menurunkan angka kanker stadium lanjut—yang seringkali fatal karena keterlambatan diagnosis—tapi juga membangun kepercayaan masyarakat.

Bupati menutup dengan pesan spiritual: doa pasien yang disembuhkan akan menjadi pelindung langkah pemda, mengingatkan bahwa pelayanan kesehatan adalah amanah agama dan negara. Langkah ini patut diapresiasi, tapi tantangan tetap ada: apakah RSUD mampu menjaga kualitas di tengah keterbatasan SDM medis? Harapan Bupati Asri Ludin jadi ujian nyata bagi Deli Serdang menuju kabupaten sehat 2027.

Reporter ; Hasan Basri Siregar.

Views: 7