Deli Serdang, (Utomo news, Sabtu , 13/12/2925) |
Bupati Deli Serdang menyatakan rasa syukurnya atas pencapaian luar biasa daerahnya sebagai peraih peringkat pertama Rekapitulasi Score Indeks Inovasi Daerah Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025. Prestasi ini diraih berkat inovasi pelayanan publik yang konsisten, khususnya dari Dinas Pendidikan yang berhasil menembus Top 45 Pelayanan Publik Terbaik Nasional melalui program Pelayanan Publik Cerdas.
Penghargaan ini diserahkan secara resmi di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati Deli Serdang, pada Jumat (12/12/2025). Bupati secara tegas mengaitkan keberhasilan ini dengan tuntutan masyarakat yang menuntut perubahan cepat.
“Saya bersyukur, berarti gak salah juga saya jadi Bupati 10 bulan ini. Karena mungkin banyak orang yang bilang keras sekali Pak Bupatinya, mau minta cepat perubahan. Sebenarnya, bukan saya yang minta cepat perubahan, tapi tuntutan masyarakat. Itulah yang membawa atau memaksa kita untuk menghadirkan satu pelayanan publik terbaik bagi mereka,” ungkap Bupati dengan penuh keyakinan.
Apresiasi khusus disampaikan Bupati kepada Dinas Pendidikan atas komitmen mereka dalam membidani inovasi setiap tahun. Program Pelayanan Publik Cerdas menjadi sorotan utama, yang tidak hanya mencapai Top 45 nasional, tetapi juga menjadi pelopor transformasi pendidikan di Deli Serdang.
Inovasi ini mencakup pemanfaatan teknologi digital untuk akses layanan pendidikan yang lebih cepat, transparan, dan inklusif, mulai dari pendaftaran siswa hingga monitoring kualitas pembelajaran.Pencapaian ini bukan kebetulan, melainkan hasil dari kebijakan agresif Bupati sejak dilantik 10 bulan lalu.
Di tengah kritik publik soal gaya kepemimpinan yang “keras”, Deli Serdang berhasil membuktikan bahwa pendekatan tegas justru mempercepat reformasi birokrasi. Data dari Provinsi Sumatera Utara menunjukkan, Indeks Inovasi Daerah Deli Serdang melonjak signifikan dibanding tahun sebelumnya, mengungguli kabupaten/kota lain seperti Medan dan Binjai.
Implikasi prestasi ini luas bagi masyarakat Deli Serdang yang mayoritas bergantung pada sektor pendidikan dan pertanian. “Ini bukti bahwa pelayanan publik cerdas bukan sekadar slogan, tapi realitas yang dirasakan warga,” tambah Bupati.
Ke depan, target serupa akan diperluas ke sektor kesehatan dan ekonomi, sejalan dengan visi Sumatera Utara sebagai lumbung inovasi nasional.
Prestasi ini juga menjadi pelajaran bagi daerah lain di Indonesia, di mana tuntutan reformasi birokrasi sering bertabrakan dengan resistensi internal. Deli Serdang kini menjadi benchmark, membuktikan bahwa kepemimpinan visioner mampu mengubah kritik menjadi katalisator kemajuan. ( * )
Reporter : Hasan Basri Siregar.
Views: 6












