Deli Serdang, (Utomo news, Minggu 23 November 2025.) |
Kata-kata bijak dari Ali bin Abi Thalib, sepupu sekaligus menantu Nabi Muhammad SAW, selalu mengandung makna mendalam yang relevan untuk kehidupan sehari-hari. Salah satu ungkapannya yang sering dikutip adalah, “Orang cantik tidak selalu baik, tapi orang baik selalu cantik.”
Kalimat sederhana namun sarat dengan pesan moral ini mengajak kita untuk melihat lebih jauh daripada penampilan fisik.
Dalam pandangan Ali bin Abi Thalib, kecantikan fisik atau penampilan luar bukanlah jaminan seseorang memiliki karakter atau akhlak yang baik.
Seseorang yang secara fisik menarik belum tentu menunjukkan kebaikan hati, kejujuran, dan kemuliaan jiwa.
Sebaliknya, orang yang memiliki sifat baik — penuh kasih, jujur, rendah hati, dan berperilaku mulia — akan memancarkan kecantikan sejati yang bersumber dari dalam diri.
Konsep ini mengingatkan masyarakat agar tidak terjebak pada penilaian dangkal berdasarkan rupa saja.
Karena kecantikan hati, yang meliputi integritas dan kebaikan, akan membawa ketenangan dan kedamaian bagi lingkungan sosial.
Sebuah wajah yang berseri karena kebaikan akan selalu memikat dan dihargai, meski secara fisik mungkin tidak memenuhi standar kecantikan konvensional.
Pesan ini sangat relevan dalam konteks sosial saat ini yang terkadang terlalu menekankan penampilan luar, baik dalam hubungan personal, pendidikan, hingga dunia kerja.
Ali bin Abi Thalib mengingatkan bahwa nilai sejati seseorang harus diukur dari kebaikan dan perilaku positifnya, bukan sekadar fisik.
Dengan memahami makna ini, diharapkan setiap individu semakin memupuk kebaikan dan karakter positif, sehingga keindahan sejati bisa terpancar tanpa harus terjebak dalam standar penampilan yang semu. ( Hasan Basri Siregar).
Views: 9




