Lubuk Pakam, Utomo News -|
Ketegasan Bupati Deli Serdang dr. Asri Ludin Tambunan dalam mengawasi proyek infrastruktur tampaknya belum “konek” dengan jajaran teknis di lapangan.
Hal itu terlihat dari kondisi Jalan Pasar 3 Plesmen, Beringin dan Jalan Jati Baru Dusun 5, Pagar Merbau yang baru sebulan diaspal sudah terkelupas.
Janso Sipahutar selaku Kadis Sumber Daya Air, Bina Marga dan Konstruksi – SDAMBK dinilai abai terhadap penegasan langsung Bupati saat turun meninjau proyek.
BUPATI SUDAH TEGASKAN: PENGAWASAN HARUS SERIUS.
Diketahui, Saat melakukan peninjauan langsung ke sejumlah titik infrastruktur di Kecamatan Tanjung Morawa, Rabu 8/7/2026 lalu, Bupati dr. Asri Ludin Tambunan sudah memberi peringatan keras.
“Tanpa pengawasan yang serius, pembangunan rawan terlambat, tidak sesuai spesifikasi, dan akhirnya merugikan warga,” tegas Bupati saat itu.
Namun 6 hari setelah penegasan itu, fakta di lapangan justru sebaliknya.
DINILAI BENTUK PERLAWANAN HALUS.
Jhon Erwin Tambunan, SH, Pengamat Kebijakan Publik, menyebut kondisi jalan yang cepat rusak ini adalah bentuk tidak patuhnya jajaran teknis kepada pimpinan.
“Fakta tidak konek antara ketegasan Bupati dan petugas teknis di lapangan. Jalan di Pasar 3 Plesmen Beringin dan Dusun 5 Pagar Merbau baru sebulan diaspal sudah terkelupas. Ini saya nilai bentuk perlawanan halus pada pimpinan,” ujar Jhon Erwin Tambunan, SH di Lubuk Pakam, Selasa 14/7/2026.
Menurutnya, jika Kadis SDAMBK dan tim pengawas benar-benar menjalankan arahan Bupati, maka mutu pekerjaan pasti diawasi ketat dari awal.
3 KERUGIAN AKIBAT ABAIKAN ARAHAN.
1. Merugikan Warga: Jalan cepat rusak, aktivitas ekonomi terganggu
2. Merugikan APBD: Anggaran habis untuk perbaikan berulang
3. Mencoreng Wibawa Pimpinan: Imbauan Bupati tidak dijalankan bawahan
TUNTUTAN KE PEMKAB.
Jhon Erwin mendesak Bupati Deli Serdang segera mengevaluasi kinerja Kadis SDAMBK Janso Sipahutar dan jajaran teknisnya.
“Pak Bupati sudah turun langsung dan menegaskan. Kalau masih ada yang bandel, copot saja. Jangan sampai niat baik membangun Deli Serdang dirusak oleh kerja asal-asalan,” pungkasnya.
Hingga berita ini diturunkan, Utomo News masih berupaya konfirmasi ke Kadis SDAMBK Janso Sipahutar terkait lemahnya pengawasan proyek tersebut.
“Mengurus pemerintahan itu seperti membina mahligai rumah tangga. Kalau kepala rumah sudah bilang ‘awas hati-hati’, tapi anak buah tetap ceroboh, ya rumahnya yang runtuh,” ujar Hasan Basri Siregar, Ketua JWI Deli Serdang, menimpali.
Reporter ; Hari’S, Utomo News.
Views: 59












