Simalungun, Utomo News – |
Di balik penghargaan Terbaik III Kategori Realisasi Investasi Terbesar Sumut 2025 yang diterima Bupati Asri Ludin Tambunan dari Gubernur Bobby Nasution, Kamis 11/6/2026 di Parapat, ada satu kekuatan besar yang jarang disorot: 240 ribu pelaku usaha di Deli Serdang.
Angka itu disampaikan Wakil Kepala BPS RI, Sonny Harry Budiutomo Harmadi, saat pencanangan Sensus Ekonomi 2026 di sela acara PIISU Ke-12. Menurut Statistical Business Register SBR, jumlah pelaku usaha di Sumut melonjak dari 1,06 juta tahun 2006 jadi 1,55 juta tahun 2026. Dan Deli Serdang menyumbang 240 ribu pelaku usaha – terbesar kedua setelah Medan.
Data SBR: Pelaku Usaha = “Tulang Punggung” Investasi Rp9,18 Triliun.
Realisasi investasi Deli Serdang 2025 tembus Rp9,178 triliun. Capaiannya 130% dari target RPJMD Rp7,033 triliun dan 109% dari target Pemprovsu Rp8,41 triliun.
Tapi investasi besar itu tidak jatuh dari langit. Gubernur Bobby Nasution mengingatkan: “Investasi lokal harus tumbuh dan menjadi fondasi ekonomi daerah”. Nah, 240 ribu pelaku usaha itu adalah wajah “investasi lokal” yang dimaksud.
Mereka bukan cuma perusahaan besar. Isinya: UMKM kuliner di Lubuk Pakam, pabrik tahu di Percut, konveksi di Tanjung Morawa, bengkel di Galang, petani milenial di Beringin, sampai koperasi di Pantai Labu.
“Produk UMKM kita sudah banyak dan berkualitas. Yang perlu diperkuat sekarang adalah bagaimana usaha tersebut dikemas lebih profesional, memiliki perencanaan bisnis jelas, dan mampu menarik minat investor,” tegas Gubernur.
Artinya: Penghargaan investasi ini adalah hasil kerja kolektif 240 ribu “mesin ekonomi kecil” yang tiap hari buka usaha, bayar karyawan, dan mutar uang di pasar Deli Serdang.
Bupati Asri Ludin: Penghargaan untuk Kerja Bersama, Fokus ke UMKM Naik Kelas.
Bupati Asri Ludin menegaskan penghargaan ini milik semua pihak yang bangun kepercayaan investor.
“Ke depan, kami akan terus mendorong kemudahan berusaha, memperkuat pelayanan publik, serta membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bagi dunia usaha dan UMKM,” ujarnya.
Pesan Bupati selaras dengan arahan Gubernur: PR selanjutnya bukan sekadar tarik investor luar, tapi *naik-kelaskan 240 ribu pelaku usaha lokal* biar bisa jadi pemasok, mitra, atau bahkan kompetitor investor besar.
Sensus Ekonomi 2026: “Foto Rontgen” untuk 240 Ribu Pelaku Usaha
Di momen yang sama, Sensus Ekonomi 2026 15 Juni – 31 Agustus 2026 juga dicancangkan. Waka BPS RI Sonny menjelaskan kenapa pendataannya panjang:
“Deli Serdang terbesar kedua setelah Medan. Dengan jumlah 240 ribu pelaku usaha yang cukup besar inilah, kami membutuhkan rentang waktu cukup panjang dari biasanya hanya sebulan,” pungkasnya.
Makna untuk pelaku usaha:
1. Data = Napas Kebijakan: Hasil sensus akan jadi dasar Pemkab bikin program pembinaan UMKM, lokasi Koperasi Merah Putih, akses modal Danantara, sampai zonasi industri.
2. Naik Kelas Dimulai dari Didata: Kalau usaha Bapak/Ibu tidak masuk data SBR, maka program bantuan bisa lewat. Sensus ini kesempatan “daftar” resmi sebagai pelaku ekonomi Deli Serdang.
3. Jembatan ke Investor: Gubernur minta UMKM susun _feasibility study_ FS. Data sensus + FS yang rapi = kunci UMKM Deli Serdang dilirik investor dan Danantara.
Analisis Utomo News: Dari Kuantitas ke Kualitas.
Deli Serdang sudah menang kuantitas: 240 ribu pelaku usaha + investasi Rp9,18 Triliun. Tantangan 5 tahun ke depan: ubah kuantitas jadi kualitas.
240 ribu pelaku usaha harus bergerak dari “usaha bertahan” ke “usaha bertumbuh”. Caranya: 1) Legalitas lengkap, 2) Pembukuan rapi, 3) Akses digital, 4) Masuk rantai pasok MBG & Koperasi Merah Putih.
Kalau ini jalan, maka penghargaan “Terbaik ke-3” tahun ini bisa naik jadi “Terbaik ke-1” tahun depan. Karena investor luar akan datang kalau lihat 240 ribu pelaku lokalnya sudah kuat.
Penutup.
PIISU 2026 10-13 Juni 2026 juga dirangkai penandatanganan kerja sama usaha besar dan UMKM. Itu sinyal: Deli Serdang mau jadi rumah kolaborasi, bukan rumah kompetisi mematikan.
Selamat untuk Bupati Asri Ludin & Wabup Lom Suwondo. Tapi selamat yang paling besar untuk 240 ribu pelaku usaha Deli Serdang. Kalianlah investor sejati yang bangun daerah dari bawah.
Catatan Redaksi: Pelaku usaha Deli Serdang yang belum didata, siapkan NIB, catatan omzet, dan jumlah karyawan. Petugas sensus akan datang 15 Juni – 31 Agustus 2026. (*).
Reporter: Tim Utomo News
Sumber Infokom Deli Serdang.
Views: 5












