Berita  

Budaya Kompetisi sebagai Instrumen Peningkatan SDM Vokasi

 

Lubuk Pakam, Utomo News, Jum’at, 17April 2026 – |

 

Kepala Sekolah SMKN 1 Beringin, Asron Batubara S.Pd., M.Si. mengumumkan strategi inovatif untuk memperkuat daya saing guru dan siswa melalui kompetisi internal yang terstruktur, bertujuan menghasilkan lulusan vokasi siap kerja di era Industri 4.0.

 

Pernyataan ini disampaikan Asron kepada media di Lubuk Pakam pada Jum’at (17/4/2026), menandai fase transformasi sekolah vokasi negeri tersebut di tengah dinamika pendidikan nasional yang semakin kompetitif.

 

Di tengah bonus demografi dan tuntutan link and match dengan dunia industri, Asron menekankan peran SMKN 1 Beringin—berlokasi strategis di Deli Serdang—sebagai penggerak utama pengembangan sumber daya manusia unggul. “Strategi utama saya adalah menanamkan budaya kompetisi antar guru dan siswa, tidak hanya pada pembelajaran teori, tetapi melalui pengasahan keterampilan vokasi seperti kuliner, kecantikan, pariwisata, perhotelan, dan pembuatan web,” ujar Asron.

 

Rencana ini mencakup pembentukan Tim kompetisi internal antar-guru untuk inovasi metode pengajaran, workshop kolaborasi dengan industri lokal seperti sektor sawit dan manufaktur di Lubuk Pakam serta Tanjung Morawa, serta program magang wajib yang terintegrasi dengan Kurikulum Merdeka Belajar.

 

Guru diwajibkan mengikuti pelatihan berkelanjutan untuk peningkatan kompetensi, sementara siswa didorong berkompetisi di tingkat nasional dan memperoleh sertifikasi industri.

 

“Kompetisi ini akan menjadi budaya sekolah. Guru berprestasi menerima insentif, siswa unggul diprioritaskan beasiswa. Targetnya, lulusan kami setara dengan sekolah vokasi di Jawa,” lanjut Asron, merujuk data Dinas Pendidikan Sumatera Utara yang menunjukkan hanya 40% lulusan SMK lokal terserap industri akibat kesenjangan keterampilan.

 

Inisiatif ini selaras dengan kebijakan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi yang menekankan keselarasan pendidikan vokasi dengan kebutuhan pasar kerja. Dengan 1432 siswa dan 140 guru, SMKN 1 Beringin berpotensi menjadi pusat keunggulan kompetitif di tingkat regional.

 

Bagi masyarakat Deli Serdang, pendekatan Asron dapat menjadi model bagi sekolah vokasi lain di Sumatera Utara guna mengatasi tingkat pengangguran pemuda sebesar 12% (BPS 2025). Asron menutup dengan komitmen: “Dalam dua tahun, SMKN 1 Beringin akan meraih juara kompetisi nasional. Ini adalah target realistis berbasis komitmen institusional.” Pungkasnya. (Hati’S) .

Views: 62