Berita  

“Bangun Harapan, Bukan Sekadar Tembok”: Satu Desa Satu Rumah Hadirkan Rumah Layak untuk Sukini di Labuhan Deli

 

Labuhan Deli, Utomo News -|

Bagi Sukini, warga Desa Pematang Johar, Kecamatan Labuhan Deli, memiliki rumah yang layak bukan lagi sekadar mimpi. Harapan itu kini menjadi nyata melalui Program Satu Desa Satu Rumah yang digagas Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo, SS.

 

Program ini membuktikan bahwa keberhasilan pembangunan tidak diukur dari megahnya proyek, melainkan dari seberapa besar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat.

 

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari banyaknya infrastruktur yang dibangun, tetapi juga dari seberapa besar manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Bupati Asri saat peletakan batu pertama bedah rumah Sukini, Jumat 10/7/2026.

 

Kolaborasi DD dan Bagi Hasil, Hadirkan Hunian Layak Rp35 Juta.

 

Di Desa Pematang Johar, program tersebut diwujudkan melalui sinergi pendanaan. Pemerintah desa mengalokasikan Dana Desa Rp10 juta dan Bagi Hasil Pajak dan Retribusi Daerah Rp25 juta, sehingga total anggaran bedah rumah mencapai Rp35 juta.

 

Selama ini Sukini tinggal bersama dua anaknya dalam kondisi serba terbatas. Untuk bertahan hidup, ia bekerja serabutan. Sementara anak sulungnya, Rika Aini 25 tahun yang merupakan penyandang disabilitas, aktif belajar di PKBM dan memiliki semangat tinggi.

 

Rumah baru ini diharapkan menjadi tempat yang lebih aman dan nyaman, khususnya bagi Rika yang berkebutuhan khusus.

 

Aksi Nyata Kades Baru, Jadi Inspirasi Desa Lain.

 

Bupati mengapresiasi langkah cepat *Kepala Desa Pematang Johar, Hermawan, yang baru dilantik namun langsung menerjemahkan program pemerintah menjadi aksi nyata.

 

“Ketika kepala desa memiliki kepedulian dan keberanian berinovasi, manfaatnya akan langsung dirasakan masyarakat. Semangat seperti inilah yang ingin terus kita dorong di seluruh desa di Deli Serdang,” pungkas Bupati yang akrab disapa Aci itu.

 

Selain bedah rumah, Hermawan juga menginisiasi pembaruan Kartu Keluarga secara serentak bagi seluruh warga. Hal ini dinilai Bupati sebagai bukti bahwa pembangunan harus menyentuh dua sisi: fisik dan pelayanan publik.

 

“Kepala desa harus mampu menghadirkan solusi atas persoalan masyarakat. Saya mengapresiasi inovasi yang dilakukan Kepala Desa Pematang Johar karena tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga membenahi pelayanan publik,” tegasnya.

 

Bupati mengajak seluruh kepala desa di 22 kecamatan untuk meniru langkah Desa Pematang Johar. Targetnya, setiap desa mampu menghadirkan minimal satu rumah layak huni bagi warganya setiap tahun.

 

“Program Satu Desa Satu Rumah bukan hanya membangun rumah, tetapi juga membangun harapan dan menghadirkan kepedulian bagi masyarakat yang membutuhkan,” tutup Bupati.

 

Reporter: Hari’S, Utomo News.

Views: 5