STM HULU, Utomo News – |
Gendang Guro Guro Aron tak sekadar hiburan rakyat. Di tangan masyarakat STM Hulu, tradisi Karo ini menjelma jadi ruang menjaga jati diri, mempererat persaudaraan, dan memperkuat gotong royong di tengah derasnya arus globalisasi.
Penegasan itu disampaikan Wakil Bupati Deli Serdang Lom Suwondo SS saat membuka kegiatan Gendang Guro Guro Aron “Rebu-Rebu” yang digelar Karang Taruna Simaka Group di Desa Sibunga-Bunga Hilir, Kecamatan STM Hulu, Sabtu 13/6/2026.
“Di tengah derasnya arus globalisasi, pelestarian budaya lokal seperti ini menjadi sangat penting agar identitas dan jati diri masyarakat tetap terjaga,” ujar Lom.
Ia menilai generasi muda memegang kunci agar budaya daerah tidak punah. Karena itu, pemuda diajak naik kelas dari sekadar penikmat menjadi pelaku dan penjaga warisan leluhur.
“Saya mengajak seluruh pemuda untuk terus berkarya, menjaga persatuan, menghormati nilai-nilai adat dan budaya, serta ikut berkontribusi membangun daerah tanpa melupakan akar budayanya,” tegasnya.
Lom Lom juga mengapresiasi antusiasme warga yang menyukseskan acara. Menurutnya, budaya punya kekuatan menyatukan masyarakat, menumbuhkan rasa saling menghargai di tengah keberagaman.
Penghargaan khusus ia sampaikan kepada Karang Taruna Simaka Group, tokoh adat, tokoh masyarakat, dan semua pihak yang terlibat. Ia berharap kegiatan seperti “Rebu-Rebu” terus jadi ruang positif bagi pemuda menyalurkan kreativitas, memperkuat solidaritas sosial, sekaligus menumbuhkan cinta budaya daerah.
Suasana pembukaan berlangsung meriah dan penuh keakraban. Itu cermin kuatnya semangat kebersamaan warga STM Hulu menjaga budaya Karo sebagai bagian kekayaan Deli Serdang.
Turut hadir Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Deli Serdang, Camat STM Hulu beserta jajaran, para kepala desa se-Kecamatan STM Hulu, Ketua Karang Taruna Kecamatan STM Hulu, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta masyarakat setempat. (Hari’S).
Views: 25












