Lubuk Pakam, Utomo News -|
Pemkab Deli Serdang menyatakan dukungan penuh untuk Sensus Ekonomi 2026/SE2026 yang digawangi BPS Deli Serdang. Komitmen itu ditegaskan Bupati dr H Asri Ludin Tambunan saat menerima Kepala BPS Elly Suharyadi, Selasa (9/6/2026).
Dari sisi Bupati, poin kuncinya bukan cuma “ikut sensus”, tapi keakuratan data.
Bupati menegaskan, data yang akurat merupakan fondasi penting dalam menyusun kebijakan pembangunan yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat. Karena itu, Pemkab Deli Serdang siap berkolaborasi menyukseskan seluruh tahapan sensus agar tidak ada masyarakat maupun pelaku usaha yang terlewat dari pendataan.
Kenapa keakuratan jadi kunci? Karena “Data yang baik akan menghasilkan kebijakan yang baik”. Kalau data ngaco, programnya juga ngaco. BLT bisa nyasar, bantuan UMKM nggak nyampe, pelatihan kerja salah jurusan.
3 Perubahan Besar yang Harus Ketangkep Data SE2026.
Kepala BPS Elly Suharyadi bilang, 10 tahun terakhir ekonomi Deli Serdang berubah drastis. Kalau nggak didata ulang, kebijakan kita pakai peta lama:
1. Pola konsumsi bergeser pasca Covid-19
2. Ekonomi digital meledak: transaksi QRIS, usaha platform, live TikTok Shop
3. Profesi baru muncul: content creator, admin Shopee, driver online
SE2026 nggak cuma motret pabrik + toko konvensional. Tapi juga ekonomi digital, ekonomi lingkungan, ekonomi kreatif. Tujuannya: bikin peta ekonomi Deli Serdang yang up-to-date.
Instruksi Bupati: Sosialisasi Humanis + Jemput Bola ke Lapangan.
Biar data akurat, partisipasi warga kuncinya. Makanya Bupati instruksikan dinas terkait all-out sosialisasi.
“Partisipasi masyarakat dan pelaku usaha baik besar dan kecil sangat menentukan keberhasilan sensus ini. Data yang diberikan hari ini akan menjadi dasar penyusunan berbagai kebijakan pembangunan dan pengembangan ekonomi di masa mendatang,” tegas Bupati.
Artinya: Pemkab nggak mau ada “zona gelap data”. Peternak ayam di Pantai Labu yang baru 33 berizin harus kedata. UMKM warung kelontong harus kedata. Content creator yang penghasilannya dari endorse harus kedata. Prinsipnya: nggak ada yang terlewat.
Timeline & Teknologi: Door to Door + Digital.
1. Pelepasan 1.555 petugas: Kamis, 11 Juni 2026, Halaman Kantor Bupati
2. Pencanangan: 15 Juni 2026, dibuka langsung Bupati + Wabup
3. Pendataan lapangan: 15 Juni – 31 Agustus 2026, door to door pakai HP + sistem web
Objeknya lengkap: usaha besar, UMKM, mikro, perusahaan, semua kegiatan ekonomi.
Pesan Penutup BPS + Bupati.
Elly: “Kami ucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan. InsyaAllah mulai 15 Juni nanti kita akan mulai sensus diawali Bapak Bupati dan Bapak Wakil Bupati.”
Bupati: Kasih data yang benar & lengkap. Itu bentuk kontribusi warga untuk pembangunan Deli Serdang 10 tahun ke depan.
Intinya: Sensus ini bukan “interogasi”. Ini “fotokopi kondisi kita”. Hasil fotokopinya dipakai Bupati buat ngajuin program ke pusat. Kalau fotokopinya buram, programnya juga buram.
Hari’S.
Views: 40












