MALING SEMAKIN Ganas di Lubuk Pakam: Oknum Guru Wanita Kehilangan Motor Beat di Bakaran Batu, Tren Pencurian Makin Tinggi Picu Kekhawatiran Warga

 

Lubuk Pakam, Utomo news, Jum’at 19/12/2025) – |
Kriminalitas pencurian kendaraan bermotor roda dua di wilayah Lubuk Pakam, semakin menjadi momok menakutkan bagi warga. Baru saja pada Jumat (19/12/2025) sore menjelang waktu Maghrib, seorang oknum guru Wanita atas nama Maulidia Andriani menjadi korban pencurian motor di Jalan Bakaran Batu, ( Tumpatan ) Lubukpakam .

Pelaku maling beraksi kilat membawa kabur sepeda motor Honda Beat Deluxe tahun 2020 berwarna hitam doff dengan nomor polisi BK 6168 TBN, lengkap dengan lingkar 17 aloy dan lampu headlamp bermodif list biru mencolok.

Insiden ini bukan kejadian pertama. Data Polres Deliserdang mencatat peningkatan kasus pencurian kendaraan roda dua hingga 25% sepanjang 2025, dengan Lubuk Pakam sebagai hotspot utama akibat minimnya patroli polisi dan pencahayaan jalan yang buruk.

“Saya baru saja parkir sebentar untuk berkunjung kerumah rekan guru juga, tiba-tiba motor hilang begitu saja, dari teras rumah, ujar Lidia sedih,oknum guru tersebut, saat ditemui tim redaksi di lokasi kejadian.

Warga setempat menuding lemahnya pengawasan aparat sebagai biang kerok. “Maling ini sudah berani beraksi di siang bolong, apalagi jelang malam. Patroli polisi jarang lewat, CCTV rusak, dan preman-preman lokal curiga ikut andil,” tegas Budi (45), pedagang warung di pinggir Jalan Bakaran Batu.

Fenomena ini mencerminkan kegagalan sistemik dalam penegakan hukum di pinggiran Medan. Lubuk Pakam, sebagai kawasan transisi antara ibu kota Sumut dan pedesaan, rentan terhadap sindikat maling dari luar daerah yang memanfaatkan lalu lintas padat dan akses jalan alternatif ke Batang Kuis.

Kurangnya penerangan jalan dan pengangguran turut memicu maraknya kejahatan jalanan, sementara anggaran keamanan daerah terkesan mandek. Tanpa intervensi serius dari Pemkab Deliserdang dan Polri, kasus seperti ini berpotensi memicu vigilante justice di kalangan warga yang frustrasi.

Pemkab Deliserdang diimbau segera alokasikan dana untuk tambahan pos polisi dan CCTV pintar, sementara warga disarankan pasang GPS tracker pada kendaraan. Hingga berita ini diturunkan, motor korban belum ditemukan, dan penyelidikan terus berlanjut. ( Tim JWI).

Views: 28