Jakarta , (Utomo news,Rabu, 17 Desember 2025)– |
Presiden Prabowo Subianto secara pribadi menyempatkan diri menjenguk para korban kecelakaan maut mobil pengangkut makanan ringan di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara. Kunjungan emosional ini dilakukan di Rumah Sehat untuk Jakarta, RSUD Koja, pada Selasa (16/12/2025), menunjukkan komitmen kepala negara terhadap kesejahteraan rakyat kecil di tengah hiruk-pikuk agenda kenegaraan.
Tragedi yang menewaskan dua siswa dan melukai belasan lainnya ini terjadi saat mobil pikap pengangkut makanan menabrak pagar sekolah pada Senin pagi (15/12/2025). Korban utama yang dikunjungi Presiden adalah Fillio, siswa kelas 5 yang kini berjuang di Pediatric Intensive Care Unit (PICU) usai menjalani operasi rekonstruksi wajah akibat luka parah.
Dengan suara hangat, Presiden berbisik, “Doaku supaya kamu cepat sembuh, Fillio. Kamu kuat, ya?” ungkap sumber dekat Istana Negara yang membocorkan momen intim tersebut.
Presiden juga bertemu Maryono, guru kelas 4 yang patah kaki parah dan baru saja dioperasi, serta Werren, siswa lain yang kondisinya kian stabil meski masih dirawat inap. Kepada Werren, Prabowo menyemangati, “Tetap semangat belajar, ya. Sekolah itu penting, jangan menyerah.”
Kunjungan ini bukan sekadar seremonial; Presiden mendengar langsung laporan tim dokter RSUD Koja tentang kondisi 12 korban siswa dan guru yang masih dirawat, termasuk rencana rehabilitasi jangka panjang.
Menurut data sementara dari Kepolisian Resor Jakarta Utara, kecelakaan dipicu kelalaian pengemudi yang kehilangan kendali di jalan licin pasca-hujan deras.
Presiden memerintahkan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin untuk memastikan “penanganan medis terbaik hingga korban pulih total dan bisa kembali beraktivitas”, seperti disampaikan Biro Pers Mahkamah Agung (BPMI) Setpres.
Langkah ini sejalan dengan instruksi presiden sebelumnya untuk audit keselamatan transportasi makanan di wilayah rawan.Kunjungan Prabowo ini menggugah simpati netizen, dengan tagar #PrabowoDekatRakyat dan #DoaUntukKorbanSDNKalibaru ramai di media sosial.
Bagi keluarga korban seperti ibu Fillio, momen ini jadi penyemangat: “Beliau datang sendiri, rasanya seperti ada harapan baru,” ujarnya kepada awak media.
(Sumber: BPMI Setpres).
Reporter : Hasan Basri Siregar.
Views: 10





