Bogor, Utomo news, Minggu, 14/12/2025) |
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan darurat dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya, Hambalang, Bogor, pada Minggu (14/12/2025) malam. Langkah tegas ini menunjukkan komitmen serius pemerintahan baru dalam menangani dampak banjir besar yang melanda berbagai wilayah Indonesia, sekaligus menjaga stabilitas ekonomi menjelang libur akhir tahun.
Dalam pertemuan tertutup tersebut, Presiden Prabowo fokus membahas empat isu krusial yang menjadi prioritas nasional. Pertama, progres pembangunan hunian sementara dan hunian tetap bagi ribuan warga terdampak bencana banjir.
Instruksi tegas diberikan agar proses ini dipercepat, memastikan korban banjir segera mendapatkan tempat tinggal layak yang aman dari risiko lanjutan.Kedua, penambahan maksimal alat berat, truk air minum, air bersih, serta toilet portabel khususnya di daerah terdampak parah seperti Aceh dan wilayah sekitarnya.
Langkah ini diharapkan mempercepat evakuasi lumpur, pemulihan sanitasi, dan pencegahan wabah penyakit pasca-banjir yang masih mengancam ribuan jiwa.
Selain penanganan darurat banjir, rapat juga menyentuh stabilitas nasional secara luas. Ketiga, perkembangan ketahanan pangan, ekonomi, bea cukai, pajak, serta pengendalian harga kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, dan gula menjelang Nataru.
Presiden menekankan agar inflasi tetap terkendali, mengingat banjir telah mengganggu distribusi logistik di banyak provinsi.
Keempat, pemberian insentif pemerintah di berbagai sektor untuk mendukung mobilitas masyarakat akhir tahun. Ini mencakup pengurangan signifikan tarif jalan tol, tiket pesawat, kereta api, kapal laut, serta fasilitas publik lainnya.
Kebijakan ini diantisipasi meredam tekanan ekonomi rumah tangga pasca-bencana, sekaligus mendorong pemulihan sektor pariwisata dan transportasi.
Pertemuan ini menjadi sinyal kuat bahwa Presiden Prabowo tidak main-main dalam menangani krisis multifase.
Dengan Kabinet Merah Putih yang baru dilantik, langkah koordinatif ini diharapkan membuahkan hasil cepat, mengembalikan normalitas bagi rakyat terdampak. Pemerintah berkomitmen penuh, termasuk alokasi anggaran darurat dari APBN untuk percepatan rekonstruksi.
( Sumber #CatatanSeskab ).
Reporter : Hasan Basri Siregar.
Views: 39










