“Adem Ayem Koruptor Pajak dan Bea Cukai: Insentif Setoran Lancar Bikin Pejabat Besar Tertawa Lebar” Oleh; Hasan Basri Siregar Ketua JWI Deli Serdang.

 

Deli Serdang, (Jum’at,31/10/2025).
Korupsi di Direktorat Jenderal Pajak (DJP) dan Bea Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan semakin mengerikan dengan kenyataan bahwa pelaku korupsi menikmati kenyamanan dan proteksi yang membuat mereka bebas melakukan aksi ilegal tanpa takut dihukum.

Dalam wawancara eksklusif bersama Desi Anwar pada tanggal 23 Oktober 2025nlalu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa secara gamblang menyatakan, “Dikasi insentif untuk berbuat dosa, begitulah selama ini Koruptor pajak dan bea cukai dilindungi.

“Data terbaru menunjukkan bahwa kasus korupsi besar-besaran di lingkungan Pajak dan Bea Cukai terus diusut oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan puluhan pegawai pemeriksa dalam dugaan transaksi gelap mencapai ratusan triliun rupiah.

Menurut laporan, 25 pegawai dari DJP dan Bea Cukai telah diperiksa terkait dugaan tindak pidana korupsi, termasuk kasus gratifikasi mencapai miliaran rupiah.

Fenomena “setoran lancar” memberi ruang bagi jaringan koruptor untuk terus beroperasi dengan aman, bahkan menciptakan situasi di mana pejabat besar tampak tertawa lebar menyaksikan kelancaran uang hasil praktik korupsi.

Mantan Menko Polhukam Mahfud MD juga menegaskan DJP dan DJBC sebagai sumber korupsi terbesar yang harus menjadi fokus penanganan serius pemerintah.

Purbaya yang kini mengambil alih langsung pengelolaan DJP dan DJBC mendesak reformasi menyeluruh sebagai kunci membersihkan dua institusi vital ini agar tidak lagi menjadi “taman bunga” koruptor.

Ia mengingatkan bahwa ketidakseriusan dalam memberantas korupsi di Pajak dan Bea Cukai berarti memberi insentif tak resmi bagi pelaku dosa yang merugikan negara dan rakyat.

Situasi ini merupakan tamparan keras untuk pemerintah dan lembaga penegak hukum agar lebih transparan dan bertindak tegas, tidak hanya mengejar “ikan kecil” tetapi juga jaringan besar yang selama ini berlindung di balik sistem.

Pemberantasan korupsi di Pajak dan Bea Cukai menjadi ujian nyata bagi Indonesia dalam menjaga keuangan negara dan menegakkan keadilan sosial. Rakyat kecil tertatih tatih mengais rejeki, pejabat besar tertawa lebar karena setoran lancar sungguh bikin rakyat makin gusar. ***.

Views: 13