Berita  

BNNK Deli Serdang Berhasil Musnahkan 2 Kg Sabu Kurir Bandara Kualanamu

 

 

Deli Serdang, Utomo News – |

 

Keberhasilan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang dalam memusnahkan hampir 2 kilogram sabu hasil pengungkapan peredaran gelap narkoba di Bandara Internasional Kualanamu menjadi bukti konkret komitmen aparat dalam menciptakan lingkungan aman dan nyaman bagi masyarakat Deli Serdang. 

 

Pemusnahan barang bukti ini, yang digelar Jumat (8/5/2026) di hadapan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tidak hanya memutus rantai distribusi narkotika melalui jalur udara, tetapi juga memperkuat rasa aman warga di wilayah yang strategis pintu masuk/keluar bandara.

 

Dalam perspektif kriminologi, operasi ini mencerminkan efektivitas pendekatan intelijen berbasis masyarakat, di mana informasi dari warga menjadi kunci pengungkapan. Kepala BNNK Deli Serdang, Kombes Pol. Dr. Josua Tampubolon, menjelaskan bahwa penangkapan bermula dari laporan masyarakat tentang rencana pengiriman narkotika via udara. 

 

Pada Sabtu, 18 April 2026 pukul 17.30 WIB, tim BNNK mengamankan tersangka berinisial SA di Bandara Kualanamu. Modus “kurir terbang” yang digunakan—menyembunyikan empat bungkus sabu dililit lakban di dada dan paha—berhasil digagalkan melalui pemeriksaan teliti, menghasilkan penyitaan 1.992,34 gram sabu bersih.

 

Keberhasilan ini didukung sinergi Forkopimda yang hadir penuh, termasuk Kepala BNN Sumut Brigjen Pol. Tatar Nugroho, Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Hendria Lesmana, Dandim 0204/DS Letkol Arh Agung Pujiantoro, serta perwakilan Ketua DPRD Indra Silaban. 

 

Selain sabu, petugas menyita dua ponsel (iPhone 14 Pro Max dan Redmi Note 11), kartu ATM, serta uang tunai dalam Riel Kamboja, Baht Thailand, Ringgit Malaysia, dan Rupiah—bukti jaringan lintas batas yang kini terpukul.

 

Secara hukum, tersangka dijerat Pasal 114 Ayat (2) UU No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika jo. UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP, menegaskan penegakan hukum yang tegas. Josua Tampubolon menekankan, “Ini upaya nyata menyelamatkan generasi bangsa dari narkoba yang merusak masa depan”.

 

Bagi masyarakat Deli Serdang, aksi ini meningkatkan kenyamanan sosial-ekonomi, mengingat bandara sebagai pintu gerbang utama Sumatra Utara rentan terhadap ancaman transnasional. Data BNN nasional mencatat penurunan 15% kasus narkoba di wilayah serupa berkat operasi serupa, menunjukkan dampak jangka panjang terhadap stabilitas komunitas.

 

Pemusnahan ini menjadi momentum bagi Deli Serdang untuk memperkuat pencegahan, dengan harapan partisipasi masyarakat terus meningkat guna mewujudkan kawasan bebas narkoba. (Hari’S / Utomo news). 

Views: 17