Guru Menegur Murid Nakal, Bukan Demi Viral tapi Demi Moral Generasi Muda, Oleh Hasan Basri Siregar Ketua JWI Deli Serdang.

 

Deliserdang, (Utomo news, Sabtu 15/11/2025,) |
Di era di mana media sosial sering mengubah momen sehari-hari menjadi viral, cerita soal guru yang menegur murid nakal kembali jadi perbincangan hangat. Tapi, apa sebenarnya yang mau disampaikan dari tindakan tegas para guru ini?

Bukan sekadar cari perhatian atau viral, melainkan usaha tulus mereka mendidik generasi muda agar punya moral kuat.

Guru itu seperti pahlawan tanpa pamrih. Mereka tidak hanya mengajarkan hitung-hitungan atau Bahasa Indonesia, tapi juga membentuk karakter—nilai-nilai yang membedakan mana yang benar dan salah, sopan santun, dan rasa tanggung jawab.

Saat seorang guru menegur murid nakal, itu bukan tindakan keras semata, tapi bentuk kasih sayang dan perhatian supaya anak didik tidak hanya pintar, tetapi juga bermoral.

Fenomena viralnya video guru menegur sering jadi sorotan, kebanyakan berisiko salah kaprah. Ada yang mendukung guru sebagai figur disiplin, ada pula yang melihatnya dari sudut negatif, bahkan menghakimi. Padahal, di balik itu semua ada perjuangan besar dari para pendidik yang setiap hari berhadapan dengan berbagai dinamika murid dan tantangan zaman.

Generasi Z, yang dikenal sebagai generasi digital, memang punya tantangan khusus. Informasi datang cepat dan kadang tanpa filter, sehingga penting bagi guru untuk menjadi penuntun yang bisa memberi teladan moral.

Harapannya, mereka tidak hanya viral karena tingkah laku, tapi viral karena kebaikan dan prestasi.

Pesan ini penting bagi kita semua—baik orang tua, guru, maupun masyarakat luas—untuk terus mendukung peran guru dalam membentuk anak bangsa yang tidak hanya cerdas, tapi juga bermoral. Mari kita hargai dan doakan guru-guru hebat ini agar selalu diberi kekuatan dan ketulusan untuk mendidik di tengah dunia yang makin kompleks. ***.

Views: 28