Perspektif Ilmiah dan Nilai Islami;Bentakan Bisa Membunuh Lebih dari 1 Miliar Sel Otak Anak, Pelukan dan Pujian Menumbuhkan 10 Ribu Sel Kecerdasan

Deli Serdang,(Utomo news,Kamis 6/11/2025)|

Dalam memelihara dan mendidik anak, interaksi sehari-hari memiliki dampak langsung pada perkembangan otak dan karakter mereka. Penelitian ilmiah menunjukkan bentakan dapat merusak lebih dari 1 miliar sel otak anak secara instan, sementara pelukan dan pujian memiliki kekuatan menumbuhkan hingga puluhan ribu sel kecerdasan baru.

 

Dampak Bentakan menurut Psikologi Perkembangan;

 

Para ahli psikologi menjelaskan bahwa bentakan meningkatkan hormon stres kortisol yang berlebihan, menyebabkan kematian neuron penting dalam otak anak yang berfungsi mengelola ingatan, emosi, dan kemampuan belajar. Dr. Citra Amelinda, SpA dari Primaya Hospital, menyatakan bahwa “sering membentak anak dapat menimbulkan gangguan perilaku agresif, kecemasan, dan trauma emosional yang berkelanjutan” (Primaya Hospital, 2022).

 

 Penelitian oleh Lise Gliot menunjukkan bahwa suara keras merusak rangkaian neuron pada otak bayi yang sedang berkembang (Gliot et al., 2011). Studi oleh Ming-Te Wang dari University of Pittsburgh juga menemukan hubungan kuat antara kebiasaan membentak anak dengan depresi dan gangguan perilaku pada remaja (Wang et al., 2013).

 

Manfaat Pelukan dan Pujian bagi Perkembangan Otak;

 

Pelukan merangsang produksi hormon oksitosin, yang menimbulkan rasa aman dan meningkatkan ikatan emosional orang tua dan anak, sehingga mendukung pertumbuhan neuron baru yang sehat.

 

Sebuah studi Stanford Medicine menemukan bahwa pelukan harian selama 20 menit dapat meningkatkan perkembangan saraf anak dan kecerdasan kognitif (Field, 2010). Pujian yang tepat membangun motivasi internal dan kepercayaan diri anak menurut psikolog E. Brummelman dari University of Amsterdam (Brummelman et al., 2017.

 

Nilai Pendidikan dalam Al-Qur’an dan Hadits;

 

Al-Qur’an memerintahkan untuk mendidik anak dengan penuh kasih sayang, “Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan…” (QS. Al-Isra: 24). Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik kepada keluarganya…” (HR. At-Tirmidzi).

 

Ini menegaskan bahwa kasih sayang dan kelembutan dalam pengasuhan adalah tuntunan agama dan budaya luhur bangsa.

 

Penanaman kasih sayang melalui pelukan dan pujian, diselaraskan oleh ajaran Islam dan budaya luhur, menjadi kunci untuk menciptakan generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan berakhlak mulia. Sebaliknya, bentakan dan kekerasan verbal harus dihindari demi masa depan anak yang sehat dan bahagia. (Hasan Basri Siregar KA Biro Utomo news Deli Serdang).

Views: 18