Lubuk Pakam, Utomo News,Sabtu, 20 Juni 2026-|
Di tengah riuhnya Car Free Night dan sorak sorai nonton bareng Piala Dunia di halaman Kantor Dinas Kominfostan, Bupati Deli Serdang dr. H. Asri Ludin Tambunan punya harapan besar yang ia titipkan pada setiap penyelenggaraan Deli Serdang Weekend.
Kawasan Jalan Diponegoro, Lubuk Pakam, Sabtu malam 20/6/2026 berubah menjadi “ruang tamu” rakyat. Bupati bersama Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang turun langsung, berbaur, ngobrol dengan pelaku UMKM, dan menikmati pentas kreativitas warga.
Tapi bagi Bupati, kehadirannya bukan sekadar seremonial. Ada 3 harapan besar yang ia pegang teguh:
1. Harapan “Ruang Publik Milik Rakyat”.
“Kami menghadirkan ruang publik ini untuk masyarakat, yang menghidupkannya adalah warga sendiri melalui kreativitas, UMKM, dan kebersamaan,” tegas Bupati Asri Ludin.
Harapan ini mematahkan logika “acara pemerintah untuk pencitraan”. Beliau ingin Deli Serdang Weekend jadi “rumah bersama”. Pemerintah cukup fasilitasi panggung, listrik, keamanan. Tapi yang isi panggung, yang jualan, yang menari, yang ketawa = rakyat sendiri.
Ini teori “public value co-creation”: nilai sebuah kota tidak diciptakan bupati, tapi dikerjakan bersama warganya.
2. Harapan “Ruang Tumbuh Ekonomi Mikro”
Sorotan Bupati paling tajam tertuju ke tenda-tenda UMKM. Dari kue lapis Medan, kerajinan tangan, sampai kopi lokal.
Harapannya jelas: “Semoga melalui fasilitasi ini terus melahirkan generasi kreatif dan inovatif yang mampu menggerakkan ekonomi daerah”.
Deli Serdang Weekend bagi beliau bukan sekadar hiburan malam Minggu. Ini “inkubator gratis” untuk anak muda dan emak-emak. 1 malam jualan di Car Free Night = 1 bulan jualan di toko. Dari sini lahir brand lokal baru, lapangan kerja baru, tanpa harus tunggu investor besar.
3. Harapan “Ruang Tumbuh Kebersamaan”.
Puncak harapan Bupati ada saat warga padati halaman Kominfostan untuk nobar Piala Dunia. Bedanya, yang nonton bukan cuma nonton bola. Ada warga Percut Sei Tuan duduk sebelah warga Galang. Ada anak UMKM ngobrol sama abang becak.
Bupati ingin “Deli Serdang Weekend terus menjadi wadah kebersamaan”. Di tengah bisingnya pro-kontra soal jalan dan pajak yang viral sepekan ini, beliau butuh 1 ruang di mana warga Deli Serdang ingat: kita ini satu. Satu daerah, satu harapan, satu tawa saat gol masuk.
Penutup: Dari Harapan ke Komitmen.
Pemkab Deli Serdang menegaskan komitmen: ruang publik ini akan dijaga tetap sehat, aman, produktif. Artinya harapan Bupati bukan wacana. Ada anggaran, ada Satpol PP, ada Dinas Pariwisata yang jaga.
Karena Bupati paham: jalan beton membangun ekonomi, tapi ruang publik seperti ini membangun jiwa. Ekonomi kuat tanpa kebersamaan = rapuh. Kreativitas tinggi tanpa wadah = mati.
“Deli Serdang Weekend diharapkan terus menjadi wadah kebersamaan dan ruang tumbuh bagi kreativitas masyarakat di setiap penyelenggaraannya.” (Hari’S)
Malam ini, Jalan Diponegoro membuktikan: harapan Bupati sedang berjalan kaki, jualan, dan tertawa bersama rakyatnya.
Views: 5












