Berita  

Dikonfirmasi Soal Dugaan Kerugian Miliaran, Tirta Deli Malah Suruh Tim JWI “Nunggu 2 Minggu” Lewat Satpam

 

 

Deli Serdang, Utomo News, Senin, (25/5/2026) – |

 

Dugaan Perumdam Tirta Deli tercatat mengalami defisit berkelanjutan pada 2024–2025, ketika pemasukan dari penjualan air tidak cukup menutup lonjakan biaya operasional seperti listrik, pemeliharaan jaringan, dan kehilangan air (NRW); kondisi ini mengancam kontinuitas layanan bagi warga Kabupaten Deli Serdang dan menempatkan tekanan pada anggaran daerah. (Mohon konfirmasi Laporan Keuangan Audited 2024–2025 sebelum terbit.)

 

 

Upaya konfirmasi terkait kinerja dan informasi kerugian miliaran di Perumda Air Minum Tirta Deli berujung mengecewakan. Tim Jajaran Wartawan Indonesia (JWI) yang mendatangi kantor Tirta Deli hanya ditemui satpam, bukan pejabat berwenang.

 

Konfirmasi dilakukan baik melalui surat resmi maupun via WhatsApp. Namun hingga kedatangan tim yang diketuai Jhon Erwin Tambunan SH ke lokasi pada Senin (25/5/2026), tidak ada satupun pejabat administrasi yang keluar menemui.

 

Alih-alih memberikan penjelasan, satpam justru diminta masuk ke kantor administrasi untuk menanyakan perihal surat dari JWI. Beberapa saat kemudian, satpam keluar dan menyampaikan pesan singkat: *”Kata dari kantor, nunggu dua minggu.”*

 

Respons itu dinilai sebagai bentuk penghindaran dan ketidakseriusan perusahaan plat merah dalam menjawab kepentingan publik.

 

“Ini pertanda buruknya kinerja di lingkungan perusahaan air minum Tirta Deli, yang di komandoi oleh Toppan selaku dirutnya” ujar Jhon Erwin Tambunan SH memberikan tanggapannya. 

 

Menurutnya, perusahaan yang melayani kebutuhan dasar masyarakat seharusnya bersikap transparan dan cepat merespons setiap pertanyaan publik, apalagi terkait isu kerugian miliaran rupiah yang menyangkut uang rakyat.

 

“Menyuruh publik menunggu dua minggu tanpa penjelasan tertulis, apalagi hanya disampaikan lewat satpam, adalah bentuk pelecehan terhadap hak masyarakat untuk mendapat informasi. Ini mencerminkan budaya kerja yang lamban dan tidak akuntabel,” tegasnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen Tirta Deli terkait substansi dugaan kerugian maupun keterlambatan respons terhadap konfirmasi JWI.

 

Publik kini menanti, apakah dalam dua minggu ke depan Tirta Deli benar-benar memberikan klarifikasi, atau kembali bungkam di balik pintu kantornya. ( Tim JWI).

Views: 38