Berita  

Timbul Marganda Lingga Resmi Dikukuhkan sebagai Ketua Pengcab Tako Indonesia Pematangsiantar

 

Pematangsiantar, Utomo News, Senin 27 April 2026 – |

 

Dalam dinamika organisasi bela diri nasional, Perguruan Karate-Do TAKO Indonesia menandai tonggak baru di tingkat lokal dengan pengukuhan Timbul Marganda Lingga, S.H., sebagai Ketua Pengurus Cabang (Pengcab) Kota Pematangsiantar. Pemilihan ini digelar melalui Musyawarah Cabang (Muscab) pada Minggu, 26 April 2026, di Aula Michigan, Pematangsiantar, memperkuat struktur kepengurusan yang berbasis pada prinsip demokrasi internal dan visi jangka panjang pengembangan karate-do Shotokan.

 

Secara struktural, TAKO Indonesia sebagai perguruan bela diri yang berafiliasi dengan Federasi Olahraga Karate-do Indonesia (FORKI) mengadopsi model organisasi hierarkis dengan Dewan Guru di puncak, diikuti pengurus pusat, wilayah, dan cabang kota/kabupaten. 

 

Pengukuhan di Pematangsiantar ini bukan sekadar rotasi kepemimpinan, melainkan manifestasi dari mandat Muscab yang menekankan otonomi cabang dalam merumuskan program pembinaan atlet, pengembangan dojang (tempat latihan), dan kolaborasi dengan pemerintah daerah. 

 

Sebagai Ketua Pengcab, Timbul Marganda Lingga diharapkan mengintegrasikan pendekatan hukum dan administrasi—didasari latar belakang Sarjana Hukumnya—untuk mempercepat sertifikasi pelatih, peningkatan partisipasi pemuda, serta pencapaian prestasi di kejuaraan regional Sumatera Utara hingga nasional.

 

Ketua Dewan Guru TAKO Indonesia, Effendi Sirait, menyampaikan selamat datang sekaligus harapan strategis: “Selamat dan sukses atas terpilihnya Timbul Marganda Lingga, S.H., sebagai Ketua Pengcab Tako Pematangsiantar. Semoga TAKO Pematangsiantar berkembang pesat ke depan, berkontribusi pada ekosistem bela diri nasional yang inklusif dan berprestasi.”

 

Langkah ini sejalan dengan agenda TAKO Indonesia secara keseluruhan, yang menargetkan ekspansi ke 500 cabang aktif hingga 2030 melalui fokus pada pendidikan karakter (do), teknik tempur (jutsu), dan integrasi teknologi digital untuk scouting talenta. 

 

Dengan kepemimpinan baru ini, Pematangsiantar berpotensi menjadi pusat unggulan karate-do di kawasan Tapanuli, mendukung target prestasi olahraga nasional pasca-PON dan Sea Games, Pungkas Ketua Dewan Guru.  (Hari’S)

 

Views: 25