Deli Serdang, Utomo News, Rabu, 18 februari 2026 – |
Di tengah gemuruh peperangan dan langit Gaza yang sering kali dipenuhi suara ledakan, seorang perempuan Palestina bernama Khadijah Khweis mencetak prestasi luar biasa yang membuat dunia terpana. Ia menuntaskan khatam Al-Qur’an 30 juz penuh hanya dalam enam jam – rekor yang mustahil bagi kebanyakan orang, bahkan para penghafal ulung.
Bayangkan ini: Di dunia normal, orang biasa membutuhkan 20-30 jam untuk membaca Al-Qur’an secara penuh. Pembaca berkecepatan tinggi pun hanya mampu menyelesaikannya dalam 10-12 jam. Sementara para huffaz dengan hafalan super kuat biasanya memerlukan 7-9 jam untuk muraja’ah lengkap.
Tapi Khadijah? Ia lakukannya dalam waktu seperenam itu, tepatnya enam jam penuh, dengan bacaan tartil hadr – cepat, yakin, dan mantap, seolah ayat-ayat itu mengalir langsung dari napasnya.
Khadijah Khweis bukan sekadar perempuan biasa. Ia seorang guru Qur’an di tanah Palestina yang tak pernah benar-benar sunyi dari ujian. Video dirinya yang viral di media sosial sejak 2023 menunjukkan ia duduk tenang di antara reruntuhan Gaza, mushaf terbuka di pangkuannya.
Bukan hafalan mati atau kecepatan semata, tapi ikatan jiwa yang dalam. “Al-Qur’an adalah penenang di tengah ketakutan, pelukan di saat kehilangan, dan cahaya di tanah yang gelap oleh duka,” begitu esensinya dari kesaksiannya yang menyebar luas.
Latar belakangnya? Khadijah berasal dari Gaza, wilayah yang sejak lama menjadi saksi bisu penderitaan rakyat Palestina. Di sana, ia mendidik anak-anak hafidz di tengah blokade dan serangan berkepanjangan. Malam-malam panjangnya dipenuhi sujud basah doa, dan hafalannya bukan sekadar ingatan – tapi hidup yang menyatu dengan Kalamullah.
Prestasi ini direkam dalam video pendek yang kini ditonton jutaan kali, menjadi simbol ketabahan umat Islam di masa sulit.Fakta prestasinya ini bukan isapan jempol. Berdasarkan rekaman asli, ia membaca dengan irama hadr yang presisi, menutup 30 juz tanpa jeda signifikan.
Saat dunia sibuk dengan hiruk-pikuk sehari-hari, Khadijah mengingatkan kita: Al-Qur’an bisa jadi sahabat setia, bukan buku yang “nanti dibaca”.Kisah ini viral karena menyentuh hati – dari Gaza hingga Indonesia. Saat kita masih menunda satu ayat, seorang guru seperti Khadijah menjadikan 604 halaman mushaf sebagai nafas hidupnya. Sudahkah hati kita beri ruang untuk satu ayat hari ini?(*).-
(Sumber: Video viral TikTok/Instagram Khadijah Khweis, 2023-2024; data hafalan standar dari literatur Quran seperti karya Imam An-Nawawi dan pengamatan huffaz internasional).
Reporter ; Hasan Basri Siregar.
Views: 16













