Pemkab Deli Serdang Dorong Desa Mandiri Lewat Budidaya Anggur dan Inovasi Pertanian Modern

 

Beringin, Utomo News,(Kamis 6/11/2025) |
Pemerintah Kabupaten Deli Serdang menunjukkan komitmen kuat dalam mengembangkan potensi ekonomi desa melalui pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan inovasi sektor pertanian produktif, seperti budidaya buah anggur.Salah satu fokus utama adalah Desa Karang Anyar, Kecamatan Beringin, yang tengah mengembangkan usaha budidaya anggur melalui BUMDes Kebun Ratu Anggur Berkah Jaya.

Upaya ini merupakan inovasi masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan secara optimal, sekaligus mendorong kemandirian ekonomi desa.

Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, menyatakan dukungannya dengan menyiapkan tambahan bantuan sebesar Rp100 juta guna memperkuat pengembangan budidaya anggur tersebut. “Kami ingin mengikuti jejak desa maju yang BUMDes-nya mandiri dan menjadi contoh nasional.

Kami bertekad menjadikan Deli Serdang lebih maju, sejahtera, dan mandiri,” ujarnya saat mendampingi Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Wamendes PDTT), Ir H Ahmad Riza Patria MBA, meninjau lokasi budidaya, Kamis (6/12/2025).

Wamendes PDTT menegaskan pentingnya BUMDes dalam membangun ekonomi desa yang mandiri melalui pemanfaatan potensi lokal yang sesuai dengan karakteristik lahan dan kebutuhan pasar. “Setiap desa harus menggali potensi masing-masing. Jika lahan cocok untuk buah seperti anggur, jeruk, atau durian, harus dikembangkan dengan pendekatan yang tepat dan pasar yang jelas,” tegasnya.

Lebih lanjut, Wamen menekankan pentingnya riset dan inovasi dalam sektor pertanian agar tidak hanya mengandalkan kebiasaan lama tanpa kajian. Ia mencontohkan sistem pertanian modern di Belanda yang memanfaatkan greenhouse sehingga menghasilkan panen tomat dalam tiga hari dengan efisiensi air hingga 90 persen.“Masa depan pertanian bukan soal luas lahan, tapi seberapa cerdas teknologi yang digunakan,” tambah Wamendes.

Selain itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan di Deli Serdang untuk menjadikan BUMDes Karang Anyar sebagai pilot project pertanian modern berbasis riset dan inovasi. Jika berhasil, hasilnya dapat menjadi contoh dan inspirasi bagi desa-desa lain di Indonesia.

Wamendes juga mendorong penerapan teknologi pertanian baru yang efisien, seperti padi abadi dan sistem terapung, serta pengembangan usaha produktif skala rumah tangga. Dengan lahan pekarangan seluas 50–100 meter persegi, warga dapat menanam anggur atau tanaman produktif lainnya untuk menambah penghasilan keluarga.

Pemerintah desa dan dinas terkait akan menyiapkan modul pelatihan untuk mendukung hal ini.Langkah strategis ini diharapkan dapat mendorong peningkatan produktivitas, penciptaan lapangan kerja, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat desa.
Sesuai arahan Presiden, targetnya adalah “tiga T” — terbaik, terbanyak, dan tercepat. (Hari’S, KA Biro Utomo news Deli Serdang).

Views: 29