Berita  

Prabowo Pantau Ketat Pemulihan Bencana Sumatra: 5.500 Rumah Baru, Jalan & Jembatan Pulih dalam 2 Bulan – Ramadan Aman!

Jakarta, Utomo News, Kamis,12 Februari 2026 – |

Presiden Prabowo Subianto menunjukkan komitmen tak tergoyahkan dalam memulihkan wilayah Sumatra pascabencana dahsyat yang melumpuhkan berbagai sektor dua bulan lalu. Melalui pantauan langsung dan instruksi tegas, Presiden memastikan seluruh kementerian serta pejabat daerah memberikan update berkala kepada publik, seperti yang dirilis resmi oleh Sekretaris Kabinet (Seskab) RI di akun Facebook resminya.

Konferensi Pers Satuan Tugas (Satgas) Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pemulihan Bencana Sumatra di Jakarta, Rabu (11/2/2026), menjadi panggung pengumuman capaian gemilang yang disebut sebagai “lompatan sangat cepat” oleh pemerintah.

Bencana yang menimpa Sumatra Utara, termasuk kawasan Deli Serdang dan sekitarnya, sempat mengguncang ribuan keluarga dengan kerusakan infrastruktur masif, longsor, banjir bandang, hingga gangguan ekonomi. Namun, dalam waktu kurang dari dua bulan, pemerintah berhasil membangun ulang 5.500 unit hunian layak huni, merevitalisasi 98 jembatan strategis, dan memulihkan 99 ruas jalan nasional yang kini kembali ramai dilalui kendaraan.

“Ini bukan sekadar angka, tapi nyawa masyarakat yang kembali normal,” tegas pernyataan Satgas, merujuk pada kecepatan yang melampaui target awal.

Lebih dari infrastruktur fisik, sektor pelayanan publik juga melonjak pesat. Sebanyak 87 rumah sakit dan 867 puskesmas kini beroperasi penuh, menyediakan layanan kesehatan bagi korban yang masih trauma. Aktivitas pendidikan di sekolah-sekolah Sumatra hampir mencapai 100 persen normal, dengan siswa kembali belajar tanpa hambatan. Pasar tradisional ramai lagi, pedagang kecil di Deli Serdang dan sekitarnya mulai tersenyum karena aktivitas ekonomi pulih, sementara petani dan nelayan beralih dari keterpurukan menuju kemandirian.

Pemerintah tak berhenti di situ. Fokus utama kini percepatan penyaluran bantuan dana tunai langsung ke warga terdampak, diverifikasi ketat oleh kepala daerah untuk hindari penyalahgunaan.

Instruksi Presiden Prabowo juga menyasar kesejahteraan transisi, termasuk bantuan sosial yang menjangkau keluarga terdampak di Sumatra Utara, memastikan tak ada yang kelaparan atau kehilangan harapan.

Tak ketinggalan, menjelang bulan Ramadan yang tinggal menghitung hari, Presiden secara khusus menginstruksikan jajarannya menjamin stok dan harga terjangkau bahan pokok seperti beras, minyak goreng, gula, serta daging.

“Masyarakat Sumatra harus bisa menjalankan ibadah puasa dengan khusyuk, tanpa beban pangan,” begitu arahan tegas dari Istana.

Langkah ini krusial mengingat Ramadan 2026 jatuh di tengah musim transisi pascabencana, di mana stabilitas harga bisa jadi penentu ketenangan spiritual jutaan umat Muslim di wilayah tersebut.

Capaian ini menjadi bukti konkret visi pemerintah baru di bawah kepemimpinan Prabowo: gotong royong nasional untuk bangkit lebih kuat. Update terbaru dari BPMI Setpres menegaskan bahwa pantauan Presiden akan terus berlanjut, dengan target pemulihan penuh direncanakan lebih cepat dari proyeksi awal. Masyarakat Sumatra, khususnya di Sumut, patut berbangga sekaligus tetap waspada terhadap potensi bencana lanjutan.****.

Sumber: BPMI Setpres & Seskab RI via Facebook resmi. Liputan eksklusif Tim Redaksi.

Reporter ; Hasan Basri Siregar

Views: 13